Langsung ke konten utama

Resensi Film SKUT



Resensi
Judul                     : Surat Kecil Untuk Tuhan          
Penulis                   : Agnes Danovar
Sutradara              : Harris Nizam
Pemain                             : Dinda Hauw (Keke),
: Alex Komang (Ayah Keke),
: Esa Sigit (Andi)
Pertama Tayang      : 2011

Biografi Penulis       :
Agnes Davonar adalah nama pena dari dua orang kakak beradik yang sukses menggapai puncak keemasan lewat dunia sastra. Karya-karya mereka yang fenomenal dan selalu dijadikan best-seller adalah bukti dari popularitasnya. Bernama asli Agnes Li, perempuan yang lahir di Jakarta 8 Oktober 1986 dan Teddy Li, sang adik laki-laki yang lahir di Jakarta, 7 Agustus 1989 merupakan anak dari pasangan mendiang Ng Bui Cui dan Bong Nien Chin. Mereka berdua hidup dalam ruang lingkup sastra, budaya, dan seni. Ayah mereka yang dulu berprofesi sebagai penulis kaligrafi Cina adalah tulang punggung satu-satunya yang menopang Agnes, Teddy, dan ibunya. Namun, miris, maut harus memisahkan ayahanda tercinta dari mereka karena sang ayah menderita kanker. Ekonomi keluarga mereka pun merosot. Kemahiran sang ayah menulis kaligrafi Cina ternyata tak menurun pada anak-anaknya, sehingga tiada yang bisa mewarisi usaha ayahnya. Untuk dapat terus bertahan hidup di tengah perekonomian yang merosot, sang ibu akhirnya berusaha menjajahkan kue. Agnes dan Teddy pun juga sudah biasa mengantarkan kue untuk dijajahkan sebelum mereka berangkat sekolah. Keadaan ini pulalah yang membuat Agnes yang dulu berkuliah di Universitas Bina Nusantara jurusan Sastra Cina berhenti dari bangku kuliahnya lantaran biaya kuliah yang mahal.

Karena tak kuasa terus hidup dalam keadaan pas-pasan, sang Ibu kemudian memutuskan untuk menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Taiwan. Agnes dan adiknya pun harus merelakan niat ibunya untuk merantau di Taiwan. Tiap bulannya, sang ibu selalu mengirimkan uang yang bisa digunakan oleh Agnes dan adiknya untuk kebutuhan sehari-hari. Agnes yang ketika itu putus kuliah, dan Teddy yang kala itu masih duduk di bangku SMA tak mau tinggal diam dan hanya menunggu uang dikirim oleh ibunya. Lantas, mereka mencoba mencari pekerjaan. Dan lewat dunia sastralah mereka menemukan jalan terangnya. Mereka mulai menulis novel dan menawarkan naskahnya kepada para penerbit guna mendapatkan penghasilan tambahan. Namun, begitu miris rasanya, tulisan mereka ditolak mentah-mentah oleh para penerbit. Tentu kegagalan ini membuahkan rasa kekecewaan yang mendalam bagi mereka berdua. Mereka berdua kemudian berinisiatif menuliskan cerita-cerita mereka di Friendster sebagai akun jejaring sosial yang sedang nge-trend kala itu pada tahun 2007.

Tulisan yang mereka masukkan ke akun Friendster ini diakui mereka merupakan pengalaman pribadi mereka dan pengalaman orang lain. Semakin waktu bergulir, cerpen yang mereka post di Friendster semakin banyak dengan diimbangi meledaknya jumlah pengujung Friendster mereka yang asyik menikmati cerita mereka. Titik meledaknya ketenaran Agnes Davonar (nama yang diusung mereka berdua) ini terjadi ketika mereka menuliskan novel online "Kisah Lirik Terakhir" yang diangkat dari sebuah lirik lagu, yang menceritakan Gaby si penulis lagu yang mati bunuh diri.

Cerita yang menarik, lekat dengan kehidupan remaja, dan dikemas lewat bahasa yang santai dan mudah dimengerti menjadi ciri khas dari Agnes Davonar. Ketenaran dan popularitas semakin mereka raih ketika menerbitkan novel kedua mereka yang berjudul "Surat Kecil untuk Tuhan" yang diangkat dari kisah nyata seorang perempuan penderita kanker jaringan lunak pada tahun 2008. Novel kedua mereka itu berhasil menjadi novel best-seller di Indonesia, serta diterjemahkan ke dalam bahasa Cina, serta dipasarkan dan laris pula di Taiwan.

Awalnya, mereka tak berniat membukukan kisah "Surat Kecil untuk Tuhan", namun  melihat banyaknya antusias pembaca online di web site mereka, alhasil kisah itu dibuat dalam bentuk buku. Seperti halnya cerita online yang laris dibaca banyak orang, buku "Surat Kecil untuk Tuhan" ini akhirnya menjadi best-seller, apalagi ketika Agnes Davonar diundang dalam acara talk show di sebuah stasiun TV swasta, mereka menyebutkan bahwa mereka juga sempat menguras air mata saat menuliskan cerita haru yang inspiratif itu. Apalagi, mereka juga teringat akan sang ayah tercinta yang meninggal akibat penyakit ganas nan mematikan itu.

Tidak berhenti pada karya kedua mereka yang telah berhasil difilmkan, mereka juga terus berkarya hingga menghasilkan beberapa buku novel dan biografi. Berikut adalah karya-karya mereka:
* Misteri Kematian Gaby dan Lagunya Jauh (difilmkan)
* Surat Kecil untuk Tuhan (difilmkan)
* Biografi Denny Sumargo
* Ayah Mengapa Aku Berbeda? edisi: Moon (gabungan Moon&Venus difilmkan)
* Ayah Mengapa Aku Berbeda? edisi: Venus
* Kumpulan Cerpen Love n' Life Chocolatos
* Biografi Oei Hui Lan, Anak Orang Terkaya di Indonesia
* F.R.I.E.N.D.S
* My Last Love (difilmkan)
* My Blackberry Girlfriend (difilmkan)
* My Idiot Brother (akan difilmkan)
* Biografi Nina Wang: Perempuan Terkaya di Hongkong
* Bidadari Terakhir
Sinopsis                  :
Film ini menceritakan Gita Sesa Wanda Cantika atau yang dikenal dengan nama panggilan Keke, seorang gadis remaja berusia 13 tahun yang cukup beruntung, karena lahir dari keluarga yang sangat berada, memiliki dua orang kakak laki-laki yang bernama Chika dan Kiki, orang tua yang sangat menyayanginya walau sudah bercerai, dan juga Pak Yus, ajudan sang Ayah. Selain itu Keke juga dikelilingi enam sahabat karib yang selalu setia menemaninya dan hidupnya pun semakin lengkap dengan kehadiran seorang kekasih yang juga begitu menyayanginya, yaitu Andy.
Semuanya tampak begitu sempurna. Pada tahun 2003 kanker menghinggapinya, Keke adalah pengidap Rhabdomyosarcoma(Kanker Jaringan Lunak) pertama di Indonesia. Gadis cantik itu pun berubah menjadi "monster" hingga terpaksa harus menjalani serangkaian kemoterapi dan radiasi hampir setahun lamanya, akibatnya, semua rambut Keke sedikit demi sedikit mulai rontok, kulitnya mengering, dan sering mual-mual. Ketekunan Keke dan keluarganya membuahkan hasil. Keke dinyatakan sembuh dan bisa kembali menjalani aktivitas seperti sedia kala.
Tak disangka, setahun kemudian, pada 2004, kanker itu kembali, lebih parah dan mematikan. Meskipun sudah ditolak di rumah sakit mana-mana, ayah Keke tidak pernah sekali pun menyerah untuk menyembuhkan anaknya, terbukti bahwa ia sanggup ke pedalaman bahkan keluar negeri hanya untuk menyembuhkan Keke. Meskipun ratusan dokter memprediksi bahwa hidup Keke tidak akan lebih dari tiga bulan, Keke berhasil bertahan untuk lebih dari setahun. Meskipun pada akhirnya, Keke harus menerima kenyataan bahwa ia memang tidak dapat disembuhkan karena kanker itu sudah terlalu menyebar. Keke meninggal dunia pada tanggal 25 Desember 2006



Kelebihan               :

·         Cerita tersebut sangat menyentuh hati para pembaca, ternyata gadis sekecil itu juga bisa berpikir positif dan dewasa. Kisah tersebut menjadi inspirasi jutaan pembacanya. Dan mungkin juga untuk beberapa penderita kanker yang masih berjuang untuk hidup. Serta mengajarkan kepada mereka yang sehat agar lebih bersyukur dan selalu menjaga kesehatannya.
·         Adalah cerita yang diangkat dari kehidupan nyata dan sangat menyentuh.
·         Pemeran utama berani menghabiskan rambutnya agar terlihat lebih nyata.
·         Mengajarkan kita untuk selalu tabah dan ikhlas.

Kekurangan             :
·         Hampir tidak ada kekurangan, mungkin hanya beberapa percakapan yang kurang baku dan ada pula yang terlalu baku.

Kesimpulan              :

Dari film tersebut, kita akan menemukan banyak arti kehidupan yang dapat kita jadikan motivasi dan inspirasi dalam menjalani hidup yang tidak mudah ini. Setiap orang pasti akan mendapatkan cobaan, jangan pernah menyerah pada tantangan yang anda hadapi. Kita yang merasa normal, belum tentu bisa meraih cita-cita dengan mudah. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sinopsis Novel Nyanyi Sunyi dari Indragari

Sinopsis novel Nyanyi Sunyi dari Indragari Pada April 1998, saat keadaan politik memburuk akibat jatuhnya harga rupiah. Keadaan tersebut menyebabkan harga getah karet dan kayu melambung tinggi. Markoni datang ke rumah dan mengatakan bahwa PT Riau Maju Timber melakukan penebangan kayu hampir sampai perbatasan kampung sehingga mengakibatkan beberapa hutan di kampung sebelah sudah lenyap. Panas terik sepanjang tahun mengakibatkan beras menjadi langka, pohon karet tak mengeluarkan getah karena tak tersiram air. Penebangan hutan yang tidak terkontrol dan pembakaran yang dilakukan membuat bencana itu selalu datang. Dampak penebangan hutan menyebakan banjir tiap tahun dan kemarau membakar dan mengeringkan sawah ladang. Hingga suatu ketika banjir bandang menerjang rumah dan menghanyutkan abah Kalid. Kematian seorang ayah semakin menyalakan api dendam yang tumbuh di dada Kalid.  Lalu Kalid membakar base camp milik PT Riau Maju Timber yang menyebabkan masyarakat banyak menderita a...

Cerpen Pengemis Jalanan

Pengemis Jalanan Lonceng yang terbentuk dari logam kekuningan yang tergantung di depan ruang guru berbunyi tiga kali tanda jam pelajaran berganti dengan pulang sekolah. Seluruh siswa berbondong-bondong keluar kelas dan pergi ke rumah masing-masing. Setelah sampai ke rumah, Sucipun bergegas untuk mengganti pakaiannya. “Suci!” terdengar ibu memanggilnya dengan suaranya yang khas. Tanpa berpikir panjang Suci langsung menghampiri ibunya setelah menjawab panggilan ibu dan turun untuk menemui ibunya. “Ada apa bu?” serunya menjawab panggilan ibu. “Bibi sedang sakit, tolong gantikan bibi ke pasar sana!” jawabnya meminta. “Tapi kan bu…” “Sudah tidak apa-apa, nanti hanya membeli sayuran dan buah-buahan yang segar yang terdapat pada daftar belanjaan!” Padahal Suci belum melanjutkan pembicaraannya, tapi ibunya sudah memotong pembicaraannya. Dengan berat hati Suci pergi ke pasar membeli pesanan ibunya. Sesampainya di pasar, Suci malas sekali dengan suasana pacar yang becek dan r...

TUGAS PERTAMA MATA KULIAH METODE PENELITIAN 2018/2019

Review Jurnal Pengembangan Model Variable Review Period dengan Mempertimbangkan Order Crossover link jurnal : http://jurnalindustri.petra.ac.id/index.php/ind/article/view/18967 Abstract: In this paper, we propose a variable review period model using dynamic programming for order crossover problem. The proposed model is compared to an existing variable review period model and classical review period in terms of minimum inventory cost. The simulation is applied with six scenarios and sensitivity analysis is also done. The results show a variable review period model performs smaller inventory cost for small variation of lead-time compared to classical review period model. On the other hand, classical periodic review model is sensitive with the changes in the variation of demand distribution and service level. The proposed model gives the better solution compared to variable review period model for the six scenarios with the inventory cost saving as 11-42%. The sensitivity...